DREAMERS.ID - Baru-baru ini banyak penggemar K-Pop yang berbagi pengalaman kurang menyenangkan saat hadir dia acara konser idol K-Pop di Indonesia. Dimulai dari ticketing, benefit, dan juga keadaan selama di venue yang dinilai kurang persiapan.
Berikut ini merupakan deretan konser K-Pop di Indonesia yang kontroversial hingga mengajukan protes kepada promotor.
1. KV Fest
KV Fest menjadi salah satu konser di tahun 2022 yang tidak hanya menghadirkan artis K-Pop namun juga Indonesia dengan line up yang spesial. Sayangnya, sebelum acara tersebut digelar, pihak promotor, KULTVIZION menerima banyak komentar negatif.
Hal ini bermula dari pihak promotor yang memberikan diskon sebesar 50% dan merugikan orang-orang yang telah membeli terlebih dahulu. Kemudian adanya benefit buy 1 get 1 menjelang hari konser diselenggarakan.
2. K-Pop Land
Selanjutnya ada K-Pop Land yang juga dibilang menjadi salah satu konser yang kurang berjalan dengan lancar. Awalnya konser ini diselenggarakan di Stadion Madya Senayan kemudian dialaihkan ke Stadion Bassball Senayan karena masalah renovasi yang belum selesai.
Selain itu, ada juga perubahan seat plan. Kejadian ini membuat penonton geram karena promotor, Boart Indonesia yang tidak memberikan informasi secara detail.
3. Super Show 9
Baca juga: Stray Kids Memukau Fans Indonesia dengan Aksi Panggung Spektakuler di Konser 'dominATE JAKARTA'
Permasalahan mengenai fanbase ELF Indonesia dengan Mecima sebagai promotor menjadi topik yang ramai diperbincangkan. Hal ini dikarenakan pihak promotor membatalkan dan merilis pernyataan untuk meniadakan fan project, namun tetap diberikan banner.4. SEVENTEEN BE THE SUN
Konser yang berlangsung selama 2 hari di ICE BSD ini mungkin menjadi salah satu konser solo idol K-Pop yang ter-chaos sepanjang 2022. Dimulai dari permasalahan tiket yang sold out, namun pihak promotor yaitu Mecima menjual secara on the spot.
Adanya penonton ‘gelap’ karena wristband yang tidak sesuai dengan section, harga tiket di calo juga dijual dengan harga yang sangat tinggi bahkan hingga menjelang konser dimulai. Rumornya, tiket tersebut dibagikan oleh pihak penyelenggara.
Selain itu permasalah antrean yang tidak teratur, padahal jam soundcheck sudah akan dimulai, tapi masih ada penonton dengen section pink yang masih berada di antrean.
5. JISPHORIA
Masih hangat diperbincangkan, festival musik international, JISPHORIA resmi diselenggarakan pada 1 Oktober kemarin. Sayangnya, dari awal hingga akhir, penonton banyak memberikan pengalaman buruk selama konser kepada pihak promotor, Premier Live Productions dan Eventori.
Permasalahan pertama adalah dari jadwal rundown yang tidak jelas, bahkan ketika hari H belum juga diposting. Kedua, permasalahan upgrade section yang tidak menguntungkan dan perubahan stage mendekati hari H.
Tidak sampai disitu saja, saat hari H banyak permasalahan yang terjadi, seperti staf yang menyita barang penonton dan tidak sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pihak promotor, perlakuan beberapa staf yang kurang baik, sound system yang bermasalah, hingga panggung yang terlalu jauh dari section seating.
(Rie127)